Home / Budaya / Sedekah Obat

Sedekah Obat

                                       Sumber Foto : www.palpres.com

Ritual Sedekah Obat berlangsung selama empat hari berturut-turut. Di hari pertama hingga ketiga warga harus berpantang, yaitu dilarang pergi ke sawah ataupun ke kebun, bahkan dilarang keras memegang senjata tajam.

Warga percaya, bila dilanggar akan mendatangkan mara bahaya, apalagi di hari ketiga yang disebut dengan pantang perit (pantang ketat). Warga dilarang melakukan aktivitas berat.

Sekelompok pemuda akan mengelilingi warga dengan memali, sejenis kayu gaharu yang telah dikupas bersih. Kayu tersebut disusun rapi mengurung warga peserta ritual sedekah obat. Jika telah masuk waktu ritual, tidak seorang pun diperbolehkan keluar masuk dari lingkaran tersebut.

Berselang beberapa menit ketua adat desa pun keluar dengan membawa teko besar berisi air yang sudah dicampur rempah daun paya. Di belakangnya berbaris anak-anak muda yang membawa teko dengan ukuran yang sama.

Air dalam teko tersebut lalu dipercikkan satu persatu kepada tiap warga. Setelah mengikuti ritual, warga lalu menikmati hidangan yang terdiri dari makanan tradisional seperti gula kelapa, sagon, dan lemang. Tidak ketinggalan pisang emas.

Sumber : www.sumeks.co.id

About Puspa Baresi

Announcer, Producer, Digital Team

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com