Home / Budaya / Roti Jala

Roti Jala

DAPUR-BUNDAFOTO_TEGUH-PRIHATNA-10-e1479740584436Roti jala tak asing bagi masyarakat Melayu Kepri. Nama lainnya roti kirei. Penganan dari tepung terigu ini terbilang mudah membuatnya. Namun rasanya tak akan sedap bila tak disiram dengan kuah kari yang gurih.

Dari bentuknya, penganan ini tergolong unik. Seperti jala yang digulung. Ada pula yang hanya dilipat segitiga. Pola seperti jala itu sangat mudah dibuat. Adonan dari tepung terigu, telur, dan mentega cair diaduk bersama air. Tak lupa menambahkan garam dan penyedap rasa kalau suka.

Sebelum ada cetakan khusus, pembuat roti jala hanya menggunakan kaleng susu yang diberi beberapa lubang kecil di bawahnya. Dari lubang-lubang tersebut, adonan mengalir ke wajan yang telah dipanaskan di atas api. Aliran adonan di atas wajan dibentuk hingga menyerupai jala. Beberapa detik saja, adonan terlepas dari wajan. Itu menandakan roti telah matang.

Bukan roti jala namanya bila tak didampingi kari. Bumbu kari seperti cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, dan kunyit. Cabai kering dipilih lantaran menghasilkan warna merah yang cantik. Sebagai pengharum, ditambahkan daun kunyit, daun kari, daun jeruk, dan sereh.

Roti jala dimasak bersama dan disantap bersama. Masyarakat Melayu Kepri lebih mengenal penganan ini sebagai roti kirei. Di Sumatera dan Malaysia, roti jala juga tak asing. Kerap disajikan di pesta pernikahan atau momen-momen tertentu seperti bulan puasa.

Sumber : www.sindobatam.com

About Puspa Nirwana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com