Home / Budaya / Ngidang di Baturaja

Ngidang di Baturaja

426762_270733326328276_1086196149_nTradisi makan “Ngidang” seperti ini hampir ditinggalkan oleh masyarakat kita Baturaja Dan Sekitarnya, namun sesekali ada juga masih menggunakan cara ini, acara seperti ini memang merepotkan, mulai dari panggung, ngobeng sampai menngumpulkan piring untuk dicuci kembali.

Namun makan dengan cara ini bisa menimbulkan keakraban sesama tamu. Hidangan ini terdiri dari lauk-pauk yang sering diistilahkan dengan pulur, penyedia atau yang mengatur hidangan Punce.

Gotong Royong dalam Acaara Makan Banyak cara menuju kenyang. Namun cara makan “ngidang” khas jeme dihi ini mungkin sedikit unik. Pasalnya, sebelum makan panitia harus gotong royong. Mulai dari panitia panggung, yang bertanggungjawab untuk menu dan kesediaan makanan, panitia basa-basahan, yang mengurusi kebersihan alat-alat makan, sampai panitia ngidang (makan bersama) yang bertanggungjawab, sampai hantaran makanan yang akan dihidangkan ke rumah-rumah.

Pada saat ini adat Budaya Ngidang sudah sangat jarang dipakai, karena dianggap kurang praktis. Selain alasan efisiensi waktu sehingga masyarakat “Lah Sungkan” dan menggantikannya dengan prasmanan (Prancisan) yang dinilai lebih praktis.

Sumber : Fan Page OganUlu.Comunity.Halaman

About Puspa Baresi

Announcer, Producer, Digital Team

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com