Home / Budaya / Kesenian Terbang Gede

Kesenian Terbang Gede

1263-kesenian-terbang-gedeTerbang Gede adalah salah satu kesenian tradisional Banten yang tumbuh dan berkembang ketika para penyebar agama Islam menyebarkan ajarannya di Banten. Pada waktu itu, agama Islam masih belum begitu dikenal oleh masyarakat. Maka, para penyebar agama itu berharap bahwa dapat memperkenalkan agama Islam lewat kesenian Terbang Gede. Kemudian, kesenian ini berkembang pesat di lingkungan pesantren dan masjid-masjid, terutama di Kabupaten Serang dan Kota Serang.

Nama Terbang Gede diberikan karena salah satu instrumen musik utamanya adalah Terbang Gede (gede). Pada awalnya, kesenian ini berfungsi sebagai sarana penyebaran agama Islam, tetapi kemudian berkembang sebagai upacara ritual seperti: ngarak penganten, ruwatan rumah, syukuran bayi, hajat bumi, dan hiburan.

Untuk pemainnya, terdiri atas tiga kelompok, yaitu saechu, pangrawit, dan vokalis. Saechu adalah pimpingan rombongan yang mengatur jalannya acara. Sementara, pangrawit terdiri atas enam orang laki-laki dan lima orang sebagai penabuh terbang serta satu orang penabuh gendang. Untuk vokalis terdiri dari laki-laki berjumlah 7-15 yang biasanya berusia lanjut.

Nah, untuk waditra atau alat musiknya terdiri dari lima buah ditambah gendang yang terdiri atas satu buah gendang dan dua buah kulanter (alat musik berbentuk gendang). Dalam permainan kesenian ini pun diiringi dengan sholawatan nabi dalam bahasa Arab ataupun Jawa.

Sumber : www.kidnesia.com

About Puspa Nirwana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com