Home / Berita / Datang Ke Ibu, Simfoni Tarling Sukses Digelar

Datang Ke Ibu, Simfoni Tarling Sukses Digelar

a894943b-eb83-49f0-8bf0-00cc46b3a94d

Sumber : www.cirebonradio.com

Meski tanpa dihadiri dari pemerintah Kota Cirebon, Pagelaran seni budaya Cirebon ” Simfoni Tarling ” sukses digelar bertempat di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta. Mereka cukup terkesan dengan pementasan Tarling yang dikolaborasi antara musik etnik dengan musik modern sehingga menyuguhkan irama yang mengundang decak kagum penonton.

Sutradara Simfoni Tarling, Dedi Kampleng mengatakan, disaat derasnya gempuran pertunjukan seni musik yang datang dari Barat maupun industri musik dalam negeri, membuat para seniman prihatin.  Atas dasar itu para seniman Cirebon terinspirasi ingin menghadirkan salah satu budaya Cirebon yaitu Tarling dengan kemasan yang berbeda. Para seniman sepakat memberi nama Simfoni Tarling.
” Simfoni Tarling merupakan perpaduan tarling klasik dengan tabuhan nusantara yang dikemas menarik dan kekinian tanpa mengurangi nilai – nilai mendasar dari tarling itu sendiri, ” jelas Dedi Kampleng dalam presscon, Senin (10/4/17).
Pertunjukan Simfoni Tarling diiringi oleh Tabuhan Nusantara Ethnic Orchestra dibawah Conductor Kang Oeblet yang kualitas musikalisasinya sudah tidak diragukan lagi ditingkat nasional hingga mancanegara.
“ Kami coba datang ke ibu, sebab kalau ada perlakuan yang kurang baik dari pihak pemerintah, atau perlakuan kurang baik dari teman – teman kita pecinta musik, maka kami datang ke Ibu, karena Jakarta adalah Ibukota, maka kami akan sampaikan keseluruh nusantara bahwa di nusantara itu ada Cirebon, maka kami persembahkan di Jakarta,” ujar Dedi.
Gagasan awal dari pertunjukan Simfoni Tarling ini lahir dari latar belakang Cirebon yang memiliki kekayaan seni, tradisi dan budaya. Keinginan melestarikan dan mengembangkan dalam melakukan proses penciptaan karya baru. Selain itu persembahan Simfoni Tarling bukan semata milik masyarakat Cirebon, namun lebih pada ingin mengenalkan musik tradisi khas Cirebon kepada khalayak senusantara.
” Kami memiliki harapan menginginkan orang – orang asli Cirebon yang sudah besar diluar kota untuk pulang ke Cirebon membangun Cirebon dan mengingat tanah kelahiran, ” tambahnya.
Jafarudin Anggota DPRD Kota Cirebon dari Komisi C yang juga hadir dalam pagelaran Simfoni Tarling menyampaikan kekecewaannya kepada pemerintah yang kurang peduli terhadap seni dan budaya Cirebon. Dalam pagelaran ini tanpa ada satu pun dinas yang menyaksikan Simfoni Tarling, padahal seniman sengaja memperkenalkan budaya Cirebon kepada dunia luar agar berdampak positif pada Kota Cirebon kedepan.
” Saya kecewa Pemkot satu pun tidak ada yang hadir, seniman berusaha memperkenalkan Cirebon ke dunia luar kenapa pemerintahnya malah tidak peduli, ” jelasnya kepada awak media.

Sumber : www.cirebonradio.com

About Puspa Nirwana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com