Home / Budaya (page 5)

Budaya

Tradisi Hohonjean

Masyarakat Kabupaten Cianjur mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah hohonjean –terutama bagi yang pada dekade tahun 1980 sampai 1990-an masih kanak-kanak. Namun kini, hohonjean terasa asing di telinga bahkan oleh anak-anak sekalipun. Lalu apa itu hohonjean? Hohonjean itu naik becak bareng-bareng yang dinaiki bisa sampai enam orang anak kecil. Uniknya, naik becak bareng-bareng itu hanya ada pada setiap Idulfitri. Kegiatan hohonjean ini biasanya dilaksanakan selepas pelaksanaan Salat Idulfitri. Seusai musafahah (bersalam-salaman) di antara para jamaah, sejumlah becak sudah mangkal di jalan untuk mengikuti kegiatan ini. Anak-anak pun secara beramai-ramai turun ke jalan untuk mengikuti hohonjean. Hal yang sangat mengesankan, ...

Read More »

Sejarah Istana Cipanas

Istana Cipanas adalah salah satu dari enam Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Sesuai namanya istana ini terletak di daerah Cipanas, Jawa Barat dekat dengan jalan raya yang menghubungkan Jakarta dan Bandung melalui puncak. Istana yang berjarak sekitar 103 km dari Jakarta atau sekitar 20 km dari kota Cianjur ini tepatnya terletak di Desa Cipanas Kab. Cianjur, di kaki Gunung Gede pada ketinggian 1.100 m diatas permuakaan laut. Bangunannya berdiri di atas lahan dengan luas 26 ha dengan luas bangunan mencapai 7.760 m2. Kata Cipanas berasal dari bahasa sunda yang artinya ci atau cai adalah “air” dan panas berarti “panas”. Nama tersebut ...

Read More »

Tradisi Memitu Pusakanagara Subang

Ritual tradisional merupakan bagian dari kebudayaan masyarakat yang dipercayai sejak zaman nenek moyang terdahulu, yang dipercayai sebagai penunjang keselamatan dalam hidup. Salah satu tradisi dalam masyarakat Jawa yaitu memitu atau nuju bulan. Memitu merupakan sebagian ritual tradisi yang dilakukan untuk wanita hamil yang memasuki usia kandungan tujuh bulan. Tradisi memitu adalah sebuah adat istiadat yang tidak memiliki sifat hukum yang kuat hanya saja mempunyai sanksi moral, melainkan sebuah kebiasaan adat dan petuah dari orang zaman dahulu yang masih dipegang teguh oleh masyarakat sekitar. Memitu berasal dari kata pitu (Bahasa Jawa) yang artinya tujuh, dan tujuh itu mengandung arti pula, yakni ...

Read More »

Makam Mbah Buyut Gelok

Kabupaten Subang, selain secara geografis berpotensi sebagai daerah wisata alam, dari hasil penelitaian ditemukan juga daerah-daerah di kabupaten Subang sebagai tempat yang bernilai bersejarah warisan yang merupakan warisan dari leluhur. Makam Embah Buyut Gelok, adalah salah satu tempat yang disinyalir menjadi tempat bersejarah yang ada di wilayah kabupaten Subang. Sebagai tempat yang diyakini sebagai tempat bernilai sejarah, Makam yang terletak di kampong Cipicung, desa Kosambi, kecamatan Cipunegara tersebut tidak pernah sepi dari warga yang ingin berta’ziah dalam setiap harinya. Kunjungan warga untuk berta’ziah ke tempat yang berjarak sekitar 6 KM dari Statiun Pagaden baru itu, akan mencapai puncaknya pada hari-hari ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com