Home / Budaya (page 4)

Budaya

Kain Songket

Songket adalah jenis kain tenunan tradisional Melayu dan Minangkabau di Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Songket digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan dengan benang emas dan perak dan pada umumnya dikenakan pada acara-acara resmi. Benang logam metalik yang tertenun berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang. Kata songket berasal dari istilah sungkit dalam bahasa Melayu dan bahasa Indonesia, yang berarti “mengait” atau “mencungkil”. Hal ini berkaitan dengan metode pembuatannya; mengaitkan dan mengambil sejumput kain tenun, dan kemudian menyelipkan benang emas. Selain itu, menurut sementara orang, kata songket juga mungkin berasal dari kata songka, songkok khas Palembang yang dipercaya pertama ...

Read More »

Sejarah Urang Sunda

Kalimat “Sunda” dari kitab “Sastrajendra Hayuningrat” dibentuk oleh tiga suku kata yaitu SU-NA-DA yang artinya adalah “matahari”, yang mengandung arti “Sejati-Api-Besar” atau “Api Besar yang Sejati atau bisa juga berarti Api Agung yang Abadi”. SU-NA-DA – SU = Sejati/ Abadi – NA = Api – DA = Besar/ Gede/ Luas/ Agung Maksud dan maknanya adalah matahari atau “Sang Surya” ( Panon Poe/ Mata Poe/ Sang Hyang Manon ). Sedangkan kata “Sastrajendra Hayuningrat” (Su-Astra-Ajian-Ra-Hayu-ning-Ratu) memiliki arti sebagai berikut; – Su = Sejati/ Abadi – Astra = Sinar/ Penerang – Ajian = Ajaran – Ra = Matahari ( Sunda ), ( Greek ...

Read More »

Rumah ULU di OKU

Keadaan lingkungan akan mempengaruhi bentuk rumah tempat tinggal. Begitupun bentuk rumah ulu, dibuat diselaraskan dengan lingkungan dan tujuannya. Ulu berasal dari kata “uluan” sebagai lawan dari pemerintah pusat. Rumah ulu pada umumnya dibuat di atas tiang, yaitu sebagai pengaman untuk menjamin keselamatan penghuninya agar tidak diganggu oleh binatang buas dan banjir. Sehubungan dengan hal tersebut, Hamzuri (1978 :1) mengungkapkan sebagai berikut : “Kehadiran rumah sebagai harta kekayaan, menuntut pula agar bahan-bahan yang digunakan terbuat dari kayu yang menurut pemahaman mereka adalah baik. Salah satu yang umum adalah bentuk rumah panggung, ini dikarenakan keadaan alam dengan banyaknya sungai-sungai dan hutan-hutan yang ...

Read More »

Situs Batu Lingga atau Menhir Baros

Menhir dapat diartikan sebagai batu tegak. di Kabupaten Serang, menhir dapat di jumpai di Kecamatan Baros, letaknya tersebar di tengah persawahan penduduk. Jumlah menhir seluruhnya ada 7 buah dengan ukuran berbeda-beda, mulai dari yang berukuran tinggi 110 cm hingga yang berukuran 195cm. Keberadaan menhir ini telah dilestarikan oleh Balai Pelestarian dan Peninggalan Sejarah dan Purbakala Serang(BPS3S) Situs Batu Lingga Menhir peninggalan tradisi megalitik dengan bentuk segilima yang terdapat tujuh batu. Dalam uraiannya pada Batu I dengan ketinggian 157 cm  dengan diametr 195 cm, Batu II dengan ketinggian 110 cm, diameter 170 cm. Batu III dengan ketinggian 123 cm, diameter 180 ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com