Home / Budaya (page 30)

Budaya

Kesenian Terbang Gede

Terbang Gede adalah salah satu kesenian tradisional Banten yang tumbuh dan berkembang ketika para penyebar agama Islam menyebarkan ajarannya di Banten. Pada waktu itu, agama Islam masih belum begitu dikenal oleh masyarakat. Maka, para penyebar agama itu berharap bahwa dapat memperkenalkan agama Islam lewat kesenian Terbang Gede. Kemudian, kesenian ini berkembang pesat di lingkungan pesantren dan masjid-masjid, terutama di Kabupaten Serang dan Kota Serang. Nama Terbang Gede diberikan karena salah satu instrumen musik utamanya adalah Terbang Gede (gede). Pada awalnya, kesenian ini berfungsi sebagai sarana penyebaran agama Islam, tetapi kemudian berkembang sebagai upacara ritual seperti: ngarak penganten, ruwatan rumah, syukuran bayi, hajat bumi, ...

Read More »

Tari Penguton Kayuagung

Tari Penguton adalah tari adat Ogan Komering Ilir, tepatnya berasal dari Marga Kayuagung yang dalam pelaksanaannya merupakan unsur yang menyatu dengan adat penyambutan tamu. Hal ini sesuai dengan namaya yang berasal dari bahasa Kayuagung “Uton”, berarti penyambutan. Tari memiliki sifat resmi dan tercatat dalam naskah tua kayuagung seperti panda kitbag hokum adat dan pediment hokum adat elite yang debut oleh Poyang Setiaraja dan dibantu jurutulisnya Setiabanding Sugih. Jumlah penarinya ada sembilan orang “Morge Siwe”. Tari ini diyakini termasuk cikal bakal tari-tarian yang ada didaerah-daerah Sumatera Selatan (Khususnya Tari Gending Sriwijaya). Tari Penguton dari sejarahnya, tarian ini lahir pada tahun 1889 ...

Read More »

Dang Adangan di Palembang

Permainan Dang-adangan berarti saling menghadang yang populer di daerah OKU. Sedangkan di daerah Palembang populer dengan istilah Ulo-cadang.  Adapun di daerah lain, seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta, permainan ini dikenal dengan nama gobak-ongkeh. Permainan ini tidak menggunakan peralatan khusus ataupun iringan musik. Yang diperlukan untuk melangsungkan permainan ini adalah arena bermain berupa sebidang tanah atau tempat terbuka yang bisa dibentuk persegi panjang sekitar 6 x 10 meter atau lebih besar lagi. Pada sisi panjang dibuat pintu atau gawang yang dibatasi bata, batu, atau benda lain. Jumlah pintu atau gawang disesuaikan dengan jumlah anggota regu. Dimana permainan ini terdiri dari dua ...

Read More »

Tarling di Cirebon

Tarling adalah salah satu jenis musik yang populer di wilayah pesisir pantai utara (pantura) Jawa Barat, terutama wilayah Indramayu dan Cirebon. Nama tarling diidentikkan dengan nama instrumen itar (gitar) dan suling (seruling) serta istilah Yen wis mlatar gage eling (Andai banyak berdosa segera bertaubat). Asal-usul tarling mulai muncul sekitar tahun 1931 di Desa Kepandean, Kecamatan/Kabupaten Indramayu.Alunan gitar dan suling bambu yang menyajikan musik Dermayonan dan Cerbonan itu pun mulai mewabah sekitar dekade 1930-an. Kala itu, anak-anak muda di berbagai pelosok desa di Indramayu dan Cirebon, menerimanya sebagai suatu gaya hidup. Trend yang disukai dan populer, di jondol atau ranggon anak ...

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com