Home / Budaya (page 10)

Budaya

Ngaras

Ngaras adalah permohonan izin calon mempelai wanita kemudian sungkem dan mencuci kaki kedua orangtua pelaksanaan upacara ini dilaksanakan setelah upacara ngecagkeun aisan. Pelaksaannya sebagai berikut: Calon pengantin perempuan bersujud dipangkuan orang tuanya sambil berkata: “Ema, Bapa, disuhunkeun wening galihnya, jembar manah ti salira. Ngahapunteun kana sugrining kalepatan sim abdi. Rehing dina dinten enjing pisan sim abdi seja nohonan sunah rosul. Hapunten Ema, hapunten Bapa hibar pangdu’a ti salira.” Orang tua calon perempuan menjawab sambil mengelus kepala anaknya: “Anaking, titipan Gusti yang Widi. Ulah salempang hariwang, hidep sieun teu tinemu bagja ti Ema sareng ti Bapa mah, pidu’a sareng pangampura, dadas ...

Read More »

Upacara Buka Pintu

Upacara ini dilaksanakan setelah upacara nincak endog, mempelai wanita masuk ke dalam rumah sedangkan mempelai pria menunggu di luar, hal ini menunjukan bahwa mempelai wanita belum mau membukakan pintu sebelum mempelai pria kedengaran mengucapkan sahadat. Maksud upacara ini untuk meyakinkan kebenarannya beragama Islam. Setelah membacakan sahadat pintu dibuka dan mempelai pria dipersilakan masuk. Tanya jawab antara keduanya dilakukan dengan nyanyian (tembang) yang dilakukan oleh juru tembang. Sumber : www.salangit.wordpress.com

Read More »

Upacara Adat Pernikahan di Kayuagung

Salah satu tujuan pernikahan menurut adat adalah untuk menjaga nama baik keluarga, pernikahan juga bertujuan untuk memperoleh keturunan. Keturunan adalah cukup penting dalam pembinaan kerukunan rumah tangga.  Sehubungan dengan tradisi pernikahan dalam pandangan kultural yang melihat dari sisi kehidupan masyarakat dianggap sakral dalam menggunakan simbol-simbol yang secara kontinue dilakukan oleh masyarakat, maka dari kontinuitas ini dapat disimpulkan mengenai bentuk-bentuk perkawinan yang dilakukan oleh masyarakat. Salah satunya upacara pernikahan yang menarik adalah Upacara Adat Pernikahan Di Kecamatan Kota Kayuagung OKI Palembang Sumatera Selatan. Di daerah Sumatra Selatan khususnya di Kota Kayuagung dikenal tiga bentuk dasar perkawinan, yaitu kawin begorok, kawin sepagi ...

Read More »

Upacara Adat Pati Sapi di Kayuagung

Upacara adat pati sapi adalah dalam melaksanakan sedekah pernikahan tingkat adat pernikahan mabang handa, khusus ada tahap pati sapi. Sepintas kita dapat mengerti, bahwa upacara adapt pernikahan ini, akan menyembelih sapi untuk keperluan sedekah, karena akan mengundang orang ramai termasuk undangan sbelah besan. Pelaksanaan penyembelihan sapi/kerbau dilakukan pagi hari selesai sholat subuh, sedangkan yang terlibat dalam kegiatan ini adalah para tetangga diketuai oleh khotib dari desa tersebut. Irisan dagingnya telah diberikan petunjuk oleh panggung masak yaitu seorang wanita yang telah ahli dibidang masak-memasak. Sumber : www.cikn4h.wordpress.com

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com