Home / Budaya

Budaya

Murtado Macan Kemayoran

Murtado adalah nama dari salah seorang pendekar Betawi yang gigih melawan penjajahan Belanda hingga akhir hayatnya yang bertempat tinggal disekitar daerah Kemayoran, Jakarta Pusat. Wajahnya cukup tampan, tapi yang terpenting adalah sikapnya yang santun dan berani membela orang yang lemah. Saat itu, keadaan di daerah Kemayoran kurang aman. Selain karena masih dijajah oleh Belanda, banyak pula gangguan dari jagoan-jagoan Kemayoran yang jahat. Mereka memeras rakyat kecil dan merampas hasil pertaniannya. Sejak kecil, Murtado dididik dengan baik oleh ayahnya. Tak hanya ilmu agama dan pelajaran sekolah, tapi juga ilmu bela diri. Meskipun menguasai ilmu bela diri dengan baik, Murtado tak pernah ...

Read More »

Asal Muasal Buaya Putih Setu Babakan

Pada suatu ketika disebuah daerah didekat danau yang oleh warga sekitar disebut sebagai Setu Babakan terdapat sepasang remaja yang saling berkasih-kasih namun kisah percintaan mereka tak disetujui oleh orang tua si gadis. Sebab si pemuda amatlah miskin. Setahun telah berlalu. Tak ada kabar mengenai pemuda itu. Si gadis mulai resah, apalagi orangtuanya telah menjodohkan dirinya dengan laki-laki lain. Saat pernikahannya kian dekat, gadis itu kian gelisah. Ia masih berharap pemuda idamannya akan kembali. Namun harapan tinggal harapan. Akhirnya gadis itu putus asa. Ia pergi ke Danau (Setu) Babakan. Dengan perasaan hancur ia menceburkan dirinya ke sana. Para siluman penghuni danau ...

Read More »

Suku Betawi

Suku Betawi adalah suku asli yang mendiami wilayah Jakarta dan sekitarnya seperti Depok, Tangerang dan Bekasi. Menurut berbagai literatur dan sejarawan, Suku Betawi berasal dari percampuran beberapa suku bangsa yang pada jaman dahulu banyak berdagang di pelabuhan Jakarta seperti Cina, Arab dan Sunda, karena itu dalam bahasa Betawi banyak terkandung kata-kata yang sama atau mirip dengan kata-kata yang terdapat pada beberapa suku tadi. Sebagai bagian dari wilayah yang lama mengalami penjajahan Belanda, cerita rakyat Betawi sebagian besar berisi tokoh-tokoh legendaris yang berjuang melawan penjajah Belanda dan antek-anteknya. Hal ini bisa dilihat dari cerita rakyat populer Betawi seperti Si Pitung, Si ...

Read More »

Tari Cokek

Tari Cokek, tarian ini mirip tarian China, musik yang digunakan adalah gambang kromong yang biasa digunakan untuk mengiringi berbagai tarian tradisional lainnya. Penari Tari Cokek menggunakan kebaya khusus yang disebut kebaya cokek. Uniknya tarian ini, ditengah tarian para penari akan menarikan selendangnya ke para tamu, dan sangat dilarang keras bagi tamu untuk menolak belitan selendang tersebut. Dan tamu yang diselendangi harus ikut menari. Sumber : www.ragamseni.com

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com