Home / Author Archives: Puspa Nirwana (page 4)

Author Archives: Puspa Nirwana

Nganterke Belanjo di Palembang

Prosesi nganterke belanjo biasanya dilakukan sebulan atau setengah bulan bahkan beberapa hari sebelum acara Munggah. Prosesi ini lebih banyak dilakukan oleh kaum wanita, sedangkan kaum pria hanya mengiringi saja. Uang belanja (duit belanjo) dimasukan dalam ponjen warna kuning dengan atribut pengiringnya berbentuk manggis. Hantaran dari pihak calon mempelai pria ini juga dilengkapi dengan nampan-nampan paling sedikit 12 buah berisi aneka keperluan pesta, antara lain berupa terigu, gula, buah-buahan kaleng,  hingga kue-kue dan jajanan. Lebih dari itu diantar pula’enjukan’ atau permintaan yang telah ditetapkan saat mutuske kato, yakni berupa salah satu syarat adat pelaksanaan perkawinan sesuai kesepakatan. Bentuk gegawaan yang juga disebut ...

Read More »

Masjid Suro Palembang

Wisata religi di Kota Palembang, belum lengkap jika belum mengunjungi Masjid Al-Mahmudiyah atau lebih populer dengan sebutan Masjid Suro. Ini salah satu masjid yang masuk dalam cagar budaya karena nilai-nilai sejarah yang terkandung padanya. Masjid yang berada persis dipertigaan Jalan Kirangga Wira Sentika dan Jalan Kigede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II ini merupakan salah satu masjid tertua di Palembang. Dibangun oleh seorang ulama besar, Ki Haji Abdurahman Delamat di atas tanah wakaf milik Ki Kgs H Khotib Mahmud dan selesai dibangun 1889 (1310 H). Masjid unik dengan ciri khas melayu ini, awalnya sering disebut dengan nama ...

Read More »

Ngaras

Ngaras adalah permohonan izin calon mempelai wanita kemudian sungkem dan mencuci kaki kedua orangtua pelaksanaan upacara ini dilaksanakan setelah upacara ngecagkeun aisan. Pelaksaannya sebagai berikut: Calon pengantin perempuan bersujud dipangkuan orang tuanya sambil berkata: “Ema, Bapa, disuhunkeun wening galihnya, jembar manah ti salira. Ngahapunteun kana sugrining kalepatan sim abdi. Rehing dina dinten enjing pisan sim abdi seja nohonan sunah rosul. Hapunten Ema, hapunten Bapa hibar pangdu’a ti salira.” Orang tua calon perempuan menjawab sambil mengelus kepala anaknya: “Anaking, titipan Gusti yang Widi. Ulah salempang hariwang, hidep sieun teu tinemu bagja ti Ema sareng ti Bapa mah, pidu’a sareng pangampura, dadas ...

Read More »

Upacara Buka Pintu

Upacara ini dilaksanakan setelah upacara nincak endog, mempelai wanita masuk ke dalam rumah sedangkan mempelai pria menunggu di luar, hal ini menunjukan bahwa mempelai wanita belum mau membukakan pintu sebelum mempelai pria kedengaran mengucapkan sahadat. Maksud upacara ini untuk meyakinkan kebenarannya beragama Islam. Setelah membacakan sahadat pintu dibuka dan mempelai pria dipersilakan masuk. Tanya jawab antara keduanya dilakukan dengan nyanyian (tembang) yang dilakukan oleh juru tembang. Sumber : www.salangit.wordpress.com

Read More »

Powered by themekiller.com anime4online.com animextoon.com apk4phone.com tengag.com moviekillers.com